slot gacor slot gacor https://simbaintan.kaltimprov.go.id/assets/bootstrap/?a=1&b=1 https://simbaintan.kaltimprov.go.id/assets/bootstrap/?a=2&b=2 https://simbaintan.kaltimprov.go.id/assets/bootstrap/?a=3&b=3 https://simbaintan.kaltimprov.go.id/assets/bootstrap/?a=4&b=4 https://simbaintan.kaltimprov.go.id/assets/bootstrap/?a=5&b=5 https://simbaintan.kaltimprov.go.id/assets/bootstrap/?a=6&b=6 https://simbaintan.kaltimprov.go.id/assets/bootstrap/?a=7&b=7
SEJARAH DAN ASAL USUL BALE KANEM - Desa Seboropasar
Loading...
Logo Desa Seboropasar
Desa Seboropasar

Kec. Ngombol, Kab. Purworejo, Provinsi Jawa Tengah

SEJARAH DAN ASAL USUL BALE KANEM

Administrator 18 Agustus 2023 Dibaca 80 Kali
SEJARAH DAN ASAL USUL BALE KANEM

Bale Kanem

Bale Kanem adalah sebuah bangunan kayu yang terdiri dari enam tiang. Tiangnya terbuat dari kayu jati dan atapnya terbuat dari anyaman daun ilalang kering. Bale Kanem berlokasi di belakang Masjid Jami Nurul Huda dusun Seborokarang, desa Seboropasar. Bale Kanem merupakan salah satu cagar budaya Indonesia yang terdaftar dalam Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya Geografis.

Bale Kanem memiliki sejarah yang berkaitan dengan Sunan Geseng, salah satu murid Sunan Kalijaga yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Menurut cerita yang populer di masyarakat, Bale Kanem awalnya terletak di Desa Secang, Ngombol, Purworejo yang kemudian secara tiba-tiba bangunan tersebut berpindah ke Dusun Seborokarang, Seboro Pasar. Peristiwa tersebut hanya terjadi satu malam, dan sebab itu Bale Kanem juga disebut omah tiban (rumah tiban).

Disebutkan bahwa perpindahan Bale Kanem ini terjadi karena Sunan Geseng ingin menghindari kejaran musuh yang ingin membunuhnya. Sunan Geseng memiliki ilmu kanuragan yang tinggi, sehingga ia bisa memindahkan benda-benda dengan kekuatan pikirannya. Ia pun memindahkan Bale Kanem beserta isinya ke tempat yang lebih aman, yaitu Dusun Seborokarang.

Bale Kanem dahulu memiliki fungsi sebagai tempat yang digunakan oleh Sunan Geseng untuk mengajar ngaji murid-muridnya. Di dalam Bale Kanem terdapat beberapa peninggalan buku atau kitab yang berisi ilmu-ilmu agama dan kebatinan. Namun, kabarnya buku atau kitab tersebut sudah tidak ada lagi. Tidak diketahui secara pasti pihak yang mengambilnya.

Bale Kanem juga menjadi tempat yang dipercaya memiliki khasiat dan keberkahan bagi siapa saja yang berziarah ke sana. Setiap bulan Mulud atau Bakdamulud pada kalender Jawa, atap yang terbuat dari daun ilalang kering diganti dengan daun ilalang kering yang baru. Saat ini untuk menjaga bangunan asli dari Bale Kanem, maka dibangun rumah kecil supaya terhindar dari panas dan hujan.

Pada tahun 2018, Bale Kanem mengalami renovasi yang cukup besar, meliputi balok kayu, tembok bagian luar, pengecatan ulang tembok, dan pintu. Proses yang paling lama untuk dikerjakan adalah membuat anyaman atap atau welitan, karena daun ilalang kering harus diwelit (dianyam) pada bambu kecil dan diikat menggunakan tali yang namanya gêbêg. Biasanya atap dibuat oleh orang tua yang telah menguasai cara untuk menganyam ilalang.

KKN UII ANGKATAN 67 UNIT 334

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image
Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Gacor Slot Demo